GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Geser-geser Frekuensi 2,1 GHz Start Malam Ini, Indosat Duluan

Geser-geser Frekuensi 2,1 GHz Start Malam Ini, Indosat Duluan

BERITA TERBARU Perang Samsung vs Apple di Korsel Jumat, 24 Nov 2017 08:21 WIB Empat Finalis Unjuk Kebolehan di Ajang Big Start Indonesia 2017 Jumat, 24 Nov 2017…

Geser-geser Frekuensi 2,1 GHz Start Malam Ini, Indosat Duluan

BERITA TERBARU
  • Perang Samsung vs Apple di Korsel

    Perang Samsung vs Apple di Korsel

    Jumat, 24 Nov 2017 08:21 WIB
  • Empat Finalis Unjuk Kebolehan di Ajang Big Start Indonesia 2017

    Empat Finalis Unjuk Kebolehan di Ajang Big Start Indonesia 2017

    Jumat, 24 Nov 2017 07:29 WIB
  • Mengintip Instagram Miss Irak dan Miss Israel yang Tuai Kontroversi

    Mengintip Instagram Miss Irak dan Miss Israel yang Tuai Kontroversi

    Kamis, 23 Nov 2017 09:45 WIB
  • Galaxy S9 vs S9+ Tak Cuma Beda Layar

    Galaxy S9 vs S9+ Tak Cuma Beda Layar

    Jumat, 24 Nov 2017 07:10 WIB
  • Strategi Pemerintah Perluas Jaringan Seluler di Daerah Pelosok

    Strategi Pemerintah Perluas Jaringan Selule r di Daerah Pelosok

    Kamis, 23 Nov 2017 23:02 WIB
MOST
POPULAR MOST
COMMENTED
  • 01

    Galaxy S9 vs S9+ Tak Cuma Beda Layar

  • 02

    Perang Samsung vs Apple di Korsel

  • 03

    Empat Finalis Unjuk Kebolehan di Ajang Big Start Indonesia 2017

  • 04

    BlackBerry KEYone Masuk Indonesia, Harganya Rp 9 Juta!

  • 05

    Indonesia Jadi Contoh Sukses Asus Jualan Notebook

  • 06

    8 Bukti yang Menggugurkan Teori Bumi Datar

  • 07

    Airbnb cs Jadi Ancaman Nyata Pada Bisnis Konvensional

  • 08

    Waspada! Hacker Incar Uber dkk

  • 09

    5 Hal Penting untuk Kemajuan Transformasi Digital

  • 10

    Uber Dibobol Hacker, Ini Komentar Polisi

  • SELENGKAPNYA
  • 01

    Setnov Kecelakaan, Tiang Listrik dan Fortuner Jadi 'Korban'

  • 02

    Acara Kanisius Picu Ajakan Baper Uninstall Traveloka

  • 03

    8 Bukti yang Menggugurkan Teori Bumi Datar

  • 04

    Papa Setnov Kecelakaan, Netizen Teriak #SaveTiangListrik

  • 05

    Keyakinan Teguh Para Penganut Teori Bumi Datar

  • 06

    Konferensi Bumi Datar Pertama Digelar, Seperti Apa?

  • 07

    Yakin Bumi Datar, Pria Ini Bikin Roket untuk Membuktikan

  • 08 Tiang Listrik Korban Tabrakan Setnov 'Beri Klarifikasi'
  • 09

    Menkominfo Diminta Blokir Airbnb, Kenapa?

  • 10

    Ini Pria yang Terobsesi Buktikan Bumi Datar Pakai Roket Sendiri

FOLLOW detikInet Follow Twitter Follow Google Plus Follow Instagram Home / Telecommunication / Detail berita Selasa, 21 Nov 2017 23:59 WIB Geser-geser Frekuensi 2,1 GHz Start Malam Ini, Indosat Duluan Achmad Rouzni Noor II - detikInet Foto: dok. XLFoto: dok. XL Jakarta - Spektrum frekuensi 2,1 GHz milik tiga operator seluler Indosat Ooredoo, Telkomsel, dan XL Axiata mulai ditata ulang sejak tengah malam ini, pasca Indosat dan Hutchison 3 Indonesia ditetapkan sebagai pemenang tender di spektrum tersebut.
Menurut Muhammad Imam Nashiruddin, Anggota Komite Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), penataan ulang ini diperlukan karena penetapan kanal pada rentang 2,1 GHz tersebut berada pada kondisi yang tidak berdampingan dengan pita frekuensi radio yang telah ditetapkan sebelumnya.
"Hal ini sangat diperlukan untuk mendorong efisiensi dan optimalisasi penggunaan spektrum frekuensi radio, sehingga diperoleh penetapan pita frekuensi radio yang berdampingan (contiguous ) untuk setiap penyelenggara jaringan bergerak seluler pengguna pita frekuensi radio 2,1 GHz," ujarnya kepada detikINET, Selasa (21/11/2017).
Dijelaskan olehnya, dengan pita frekuensi radio yang berdampingan, maka akan memberikan keuntungan yang maksimal bagi semua operator dalam menggelar jaringan seluler. Dampaknya, masyarakat akan merasakan kecepatan dan kualitas akses mobile broadband yang relatif jauh lebih baik.
Payung hukum pelaksanaan tata ulang ini adalah Keputusan Menkominfo No. 1998/2017 tentang Penataan Ulang Pita Frekuensi Radio 2.1 GHz dan Keputusan Dirjen SDPPI Nomor 376/DIRJEN/2017 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Penataan Ulang Pita Frekuensi Radio 2.1 GHz. Kedua payung hukum tersebut baru ditetapkan pada 20 November 2017.
Merujuk pada kedua payung hukum tersebut di atas, penataan ulang pita frekuensi radio 2.1 GHz dilaksanakan dengan cara melakukan pengaturan ulang (retuning) penggunaan pita frekuensi radio di sua tu wilayah layanan tertentu (cluster) melalui dua tahapan.
Tahap 1 dilaksanakan dengan cara Indosat melakukan re-tuning untuk seluruh Network Element yang semula menggunakan Blok 6 dan Blok 7 diubah ke Blok 11 dan Blok 12. Kemudian dilanjutkan oleh Tahap 2 setelah dipastikan Tahap 1 berjalan dengan lancar.
Tahap 2 dilaksanakan yakni dengan cara Telkomsel melakukan re-tuning untuk seluruh Network Element yang semula menggunakan Blok 3 diubah ke Blok 6 dan XL melakukan retuning untuk seluruh Network Element dari yang semula menggunakan Blok 10 diubah ke Blok 7.
Penataan ulang pita frekuensi radio 2.1 GHz resmi dimulai pada Selasa, 21 November 2017 dan dilaksanakan paling lama sampai dengan Rabu, 25 April 2018.
Detail Proses Retuning
Proses retuning dimulai oleh Indosat di dua cluster yaitu cluster Kalimantan Tengah dan Kepulauan Bangka Belitung secara bersamaan pada 21 November 2017, tepatnya mulai pukul 23.00 WIB sampai pukul 03.00 WIB keesokan harinya.
Sampai dengan pukul 18.00 WIB pada 22 November 2017 di kedua cluster tersebut Indosat akan melakukan pemantauan kinerja jaringan. Apabila kondisi kinerja jaringan di kedua cluster tersebut tidak mengalami penuruan kinerja yang signifikan melebihi batasan yang telah ditentukan maka proses retuning Tahap 1 yang dilakukan oleh Indosat dinyatakan selesai.
Selanjutnya Telkomsel dan XL melakukan retuning Tahap 2 sesuai jadwal yang telah ditentukan. Setelah Telkomsel dan XL menyelesaikan retuning Tahap 2, proses penataan ulang pita frekuensi radio 2.1 GHz untuk kedua cluster tersebut dapat dinyatakan selesai.
Setelah 42 cluster di seluruh Indonesia selesai dilakukan retuning oleh Indosat, Telkomsel dan XL, selanjutkan akan diterbitkan Keputusan Menkominfo yang menetapkan hasil penataan ulang ini untuk kemudian diikuti dengan pembayaran biaya Izin Pita Frekuensi Radio (IPFR) Tahu nan untuk Tahun Pertama oleh Hutchison 3 dan Indosat agar dapat menggunakan Blok 3 dan Blok 10 yang telah dikosongkan pada Tahap 2 di setiap cluster.
(rou/rou) - Berita Terkait
  • Menkominfo: Refarming 2,1 GHz Bikin Internet Makin Ngebut
  • Mantan Bos Indosat: Merger Operator Tinggal Menunggu Waktu
  • Lepas Jadi Bos Indosat, Alex Terjun ke Dunia Startup
  • Bos Baru Indosat Belum Berani Jegal Telkomsel
  • Buka-bukaan Strategi Bos Baru Indosat: Cari Untung Konvensional
  • Era Digital Ubah Cara Wisatawan Lakukan Perjalanan
  • Joy Wahjudi Resmi Jabat Dirut Baru Indosat
  • Joy Wahjudi Dilantik Jadi CEO Indosat Besok?
Baca Juga detikNews Tanggapan Hutchison Tri untuk Suara Pembaca Ibu Erlin

Tanggapan Hutchison Tri untuk Suara Pembaca Ibu Erlin

detikNews Tanggapan Hutchison 3 Indonesia untuk Keluhan Bapak Fikri

Tanggapan Hutchison 3 Indone sia untuk Keluhan Bapak Fikri

detikNews Masih Aktif, Kartu Tri Berubah Kepemilikan

Masih Aktif, Kartu Tri Berubah Kepemilikan

detikNews Tanggapan Tri Indonesia untuk Bapak Hanafi

Tanggapan Tri Indonesia untuk Bapak Hanafi

detikNews Tanggapan Hutchison 3 untuk Surat Pembaca Ibu Hany

Tanggapan Hutchison 3 untuk Surat Pembaca Ibu Hany

detikNews Dian   ggap belum Membayar Tagihan, Nomor Tri Diblokir

Dianggap belum Membayar Tagihan, Nomor Tri Diblokir

detikNews Tanggapan Hutchison 3 Indonesia untuk Surat Bapak Eries

Tanggapan Hutchison 3 Indonesia untuk Surat Bapak Eries

detikNews Kredit Pulsa Terkuras, Belum Ada Solusi

Kredit Pulsa Terkuras, Belum Ada Solusi

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com News Feed
  • KEYtwo, Penerus BlackBerry KEYone yang Punya RAM 6 GB

    KEYtwo, Penerus BlackBerry KEYone yang Punya RA M 6 GB

    Jumat, 24 Nov 2017 08:53 WIB TCL dikabarkan tengah menggarap ponsel penerus BlackBerry KEYone. Kini muncul kembali informasi terkait spesifikasinya di situs GeekBench.
  • Perang Samsung vs Apple di Korsel

    Perang Samsung vs Apple di Korsel

    Jumat, 24 Nov 2017 08:21 WIB Apple dan Samsung merupakan musuh bebuyutan dalam bisnis ponsel. Nah, bagaimana kondisi 'peperangan' antara keduanya di kandang Samsung, yaitu Korea Selatan.
  • photo Mengintip Instagram Miss Irak dan Miss Israel yang Tuai Kontroversi FotoINET

    Mengintip Instagram Miss Irak dan Miss Israel yang Tuai Kontroversi

    Kamis, 23 Nov 2017 09:45 WIB Foto selfie perdamaian ratu kecantikan Israel dan Irak ramai menuai kecaman. Yuk kita intip Instagram kedua mahluk cantik ini.
  • Empat Finalis Unjuk Kebolehan di Ajang Big Start Indonesia 2017

    Empat Finalis Unjuk Kebolehan di Ajang Big Start Indonesia 2017

    Jumat, 24 Nov 2017 07:29 WIB Ajang The Big Start Indonesia 2017 mencatatkan empat finalis sebagai kandidat juaranya. Keempat creativepreneur ini pun siap unjuk kebolehan di babak final.
  • Galaxy S9 vs S9+ Tak Cuma Beda Layar

    Galaxy S9 vs S9+ Tak Cuma Beda Layar

    Jumat, 24 Nov 2017 07:10 WIB Kabar soal seri Galaxy S9 bukan hanya peluncuran yang katanya akan dilakukan pada Januari mendatang, tapi hadirnya fitur eksklusif yang hanya ada di Galaxy S9+.
  • Strategi Pemerintah Perluas Jaringan Seluler di Daerah Pelosok

    Strategi Pemerintah Perluas Jaringan Seluler di Daerah Pelosok

    Kamis, 23 Nov 2017 23:02 WIB Salah satunya dengan membangun BTS USO di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) serta perbatasan.
  • Kini Notebook Asus Dilengkapi Windows 10 20detik

    Kini Notebook Asus Dilengkapi Windows 10

    Kamis, 23 Nov 2017 21:37 WIB Seluruh tipe Notebook Asus kini dilengkapi dengan sistem operasi Windows 10 secara pre-installed. Apa aja nih kecanggihannya?
  • Aplikasi Video Pendek Hypstar Ajak Pengguna Pamer Kegalauan

    Aplikasi Video Pendek Hypstar Ajak Pengguna Pamer Kegalauan

    Kamis, 23 Nov 2017 20:09 WIB Ada-ada saja tantangan yang disodorkan Hypstar pada penggunanya. Aplikasi ini menantang penggunanya pamer kegalauan dalam bentuk video pendek.
  • 5 Hal Penting untuk Kemajuan Transformasi Digital

    5 Hal Penting untuk Kemajuan Transformasi Digital

    Kamis, 23 Nov 2017 20:07 WIB Era digital merambah masuk ke berbagai sendi kehidupan. Transformasi digital jadi langkah yang perlu dilakukan pemerintah dalam memanfaatkan ekonomi digital.
  • Indonesia Jadi Contoh Sukses Asus Jualan Notebook

    Indonesia Jadi Contoh Sukses Asus Jualan Notebook

    Kamis, 23 Nov 2017 19:58 WIB Indonesia akan menjadi negara percontohan di kawasan Asia Tenggara dalam memasarkan notebook Asus yang sudah ditanam Windows 10.
Sumber: Google News | Berita 24 Kalteng

Tidak ada komentar