Terduga Teroris di Kalbar Tak Terkait Kelompok Radikal di Indonesia

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Terduga Teroris di Kalbar Tak Terkait Kelompok Radikal di Indonesia

Berita 24 Indonesia
Rabu, 29 November 2017
Terduga Teroris di Kalbar Tak Terkait Kelompok Radikal di Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, Nurhadi, WNI yang ditangkap karena ingin bergabung dengan ISIS di Filipina bukan anggota kelompok teroris di Indonesia.

Nurhadi bergaul dengan warga negara asing sehingga terpengaruh untuk bergabung dengan kelompok radikal di Marawi, Filipina Selatan.

"Yang bersangkutan belajar otodidak melalui media sosial hingga akhirnya bertemu dengan warga Malaysia dan Philipina yang membuatnya berniat ingin ke Filipina," ujar Martinus melalui keterangan tertulis, Selasa (28/11/2017).

Martinus mengatakan, keberangkatan Nurhadi ke Filipina melalyi Malaysia murni atas kemauan sendiri.

Ia tidak dipaksa pihak manapun, termasuk orang yang dia kenal melalui media sosial itu. Meski pemerintah Filipina tengah menggempur Marawi, Nurhadi justru t ertarik untuk pergi ke sana.

Baca juga : Polisi Gagalkan WNI yang Hendak Gabung dengan ISIS di Marawi

"Adapun alasan yang bersangkutan ingin berangkat karena melihat banyak yang ditangkap di Filipina," kata Martinus

Nurhadi mengaku tidak dibiayai siapapun untuk berangkat dan bergabung dengan ISIS. Ia menggunakan uang pribadi dari hasil tabungannya.

"Dia bekerja sebagai marketing di sebuah perusahaan swasta di Pontianak," kata Martinus.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan bahwa Nurhadi menitipkan istri dan anak kepada keluarganya. Ia berpamitan dan mengaku ingin berjihad di Filipina.

Baca juga : Sebelum Berangkat ke Marawi, Terduga Teroris di Kalbar Titipkan Keluarganya

Saat ini, Nurhadi berada di Polda Kalimantan Barat untuk didalami keterangannya. Rencananya, dia akan dibawa ke Rumah Tahanan Markas Komando Brimob Polri di Kelapa Dua, Depok.

Nurhadi ditangkap di ruang tunggu keberangkatan internasional Bandara Supadio, Kalimantan Barat, Senin (27/11/2017). Rencananya ia akan terbang ke bandara internasional Kuching, Malaysia, menggunakan pesawar Air Asia dengan nomor penerbangan AK-1029.

Saat ditangkap, Nurhadi tidak melakukan perlawanan. Penangkapan tersebut berjalan aman dan lancar tanpa mengganggu aktivitas penumpang lain. Saat ini, masih didalami peran serta alasannya bergabung dengan kelompok ISIS di Marawi.

Berita Terkait

Sembilan Terduga Teroris di Bima Dibawa ke Jakarta

Lima Terduga Teroris Ditangkap di Bima, Ini Peran Mereka

Densus 88 K embali Tangkap Lima Terduga Teroris di Bima

Lurah Minta Dua Jenazah Terduga Teroris Asal Bima Dipulangkan

Dua Terduga Teroris di Bima Disebut Beraksi atas Perintah Santoso

Terkini Lainnya

Jangan Hanya Jalan Tol, Jokowi Dinilai Perlu “Jual” Ini di 2019

Jangan Hanya Jalan Tol, Jokowi Dinilai Perlu “Jual” Ini di 2019

Nasional 29/11/2017, 23:57 WIB Hubungi Xi Jinping, Presiden Trump Desak China Bujuk Korea Utara

Hubungi Xi Jinping, Presiden Trump Desak China Bujuk Korea Utara

Internasional 29/11/2017, 23:55 WIB Suap Pejabat Pemprov dan Anggota DPRD Jambi Gunakan Kode Undangan

Suap Pejabat Pemprov dan Anggota DPRD Jambi Gunakan Kode Undangan

Nasional 29/11/2017, 23:48 WIB DPD DKI Tak Pernah Terima Dana Hibah dari Pemprov DKI Tahun 2017

DPD DKI Tak Pernah Terima Dana Hibah dari Pemprov DKI Tahun 2017

Megapolitan 29/11/2017, 23:48 WIB Serangan Bersenjata di Masjid Pakistan, 1 Tewas dan 4 Luka

Serangan Bersenjata di Masjid Pakistan, 1 Tewas dan 4 Luka

Internasional 29/11/2017, 23:30 WIB Perludem: Syarat Calon Perseorangan di Pilkada Terlalu Berat

Perludem: Syarat Calon Perseorangan di Pilkada Terlalu Berat

Nasional 29/11/2017, 23:21 WIB Menghargai  dengan Mengabadikan Legenda Olahraga

Menghargai dengan Mengabadikan Legenda Olahraga

Olahraga 29/11/2017, 23:05 WIB Kompas Gramedia Tembus Babak Delapan Besa   r

Kompas Gramedia Tembus Babak Delapan Besar

Olahraga 29/11/2017, 22:52 WIB Menko Puan Janji akan Dorong Kementerian di Bawahnya Bantu LPSK

Menko Puan Janji akan Dorong Kementerian di Bawahnya Bantu LPSK

Nasional 29/11/2017, 22:49 WIB Gagal Bentuk Poros Baru di Jatim, PAN Kembali ke Gus Ipul dan Khofifah

Gagal Bentuk Poros Baru di Jatim, PAN Kembali ke Gus Ipul dan Khofifah

Nasional 29/11/2017, 22:31 WIB Didukung Nahdliyin, Marwan Jafar Kandidat Terkuat PKB di Pilkada Jateng

Didukung Nahdliyin, Marwan Jafar Kandidat Terkuat PKB di Pilkada Jateng

Regional 29/11/2017, 22:22 WIB Trump Ikut Sebarkan Cuitan yang Memuat Video Anti-muslim

Trump Ikut Sebarkan Cuitan yang Memuat Video Anti-muslim

Internasional 29/11/2017, 22:15 WIB Deddy Mizwar: Enggak Ada Lagi Bangun Dulu Nanti Dimaafkan

Deddy Mizwar: Enggak Ada Lagi Bangun Dulu Nanti Dimaafkan

Regional 29/11/2017, 22:07 WIB Mall Cinere Bellevue Belum Dibuka 2 Bulan Setelah Kebakaran

Mall Cinere Bellevue Belum Dibuka 2 Bulan Setelah Kebakaran

Megapolitan 29/11/2017, 21:58 WIB Sebagian Pengungsi Banjir di Bantul Kembali ke Rumah

Sebagian Pengungsi Banjir di Bantul Kembali ke Rumah

Regional 29/11/2017, 21:53 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Kalteng