5 Alasan Palangkaraya Bisa Jadi Ibu Kota Pengganti Jakarta

Iklan Semua Halaman

Header Menu

5 Alasan Palangkaraya Bisa Jadi Ibu Kota Pengganti Jakarta

Berita 24 Indonesia
Rabu, 13 Desember 2017
5 Alasan Palangkaraya Bisa Jadi Ibu Kota Pengganti Jakarta

5 Alasan Palangkaraya Bisa Jadi Ibu Kota Pengganti Jakarta Reporter:

Dewi Nurita

Editor:

Juli Hantoro

Rabu, 13 Desember 2017 14:17 WIB
5 Alasan Palangkaraya Bisa Jadi Ibu Kota Pengganti Jakarta

Pemindahan Ibu Kota Melibatkan Swasta

TEMPO.CO, Jakarta - Wacana pemindahan ibu kota negara dari DKI Jakarta kembali mencuat setelah terbit telegram soal pengkajian pemindahan ibu kota dari Mabes Polri. Korps Lalu Lintas Polri kemudian mengkaji l alu lintas di Palangkaraya yang sudah sejak lama disebut-sebut bakal jadi ibu kota pengganti Jakarta. "Masih dikaji," kata Kepala Korlantas Irjen Royke Lumowa di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta Selatan pada Selasa, 12 Desember 2017.

Wacana Kota Palangkaraya sebagai ibu kota negara sudah disebut-sebut sejak lama oleh Presiden Soekarno, saat presiden pertama RI itu meresmikan Kota Palangkaraya sebagai ibu kota provinsi Kalimantan Tengah pada 1957.

Baca juga: Palangkaraya Punya Makna Tempat Tinggal yang Besar

Saat itu, Bung Karno ingin merancangnya menjadi ibu kota negara. Hal itu menurut Bung Karno sudah tertuang dalam master plan yang ia buat sendiri dalam pembangunan kota tersebut pada masa kemerdekaan. Dalam buku berjudul Soekarno & Desain Rencana Ibu Kota RI di Palangkaraya karya Wijanarka disebutkan, dua kali Bung Karno mengunjungi Palangkaraya, Kalimantan Tengah â€" untuk melihat langsung potensi kota itu menjadi pusat pemerinta han.

Pemindahan ibu kota juga sempat ramai di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Oktober 2010 silam. Waktu itu SBY menawarkan tiga opsi untuk mengatasi kemacetan di Ibu Kota Jakarta. Pertama, mempertahankan Jakarta sebagai ibu kota maupun pusat pemerintahan dengan pembenahan total. Kedua, Jakarta tetap menjadi ibu kota, tetapi pusat pemerintahan dipindahkan ke daerah lain. Presiden waktu itu mencontohkan Malaysia, yang beribu kota di Kuala Lumpur tapi pusat pemerintahannya di Putra Jaya. Terakhir, dibangun ibu kota baru, seperti Canberra (Australia) dan Ankara (Turki).

Di era pemerintahan Presiden Jokowi, Bappenas dan pihak terkait tengah mengkaji kota yang akan menjadi pengganti ibu kota, salah satunya Palangkaraya. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan Bappenas telah memiliki sejumlah opsi daerah tujuan pemindahan ibu kota. Bambang mengatakan kajian Bappenas akan rampung akhir bulan ini.

Apakah Palangkaraya atau daerah lain yang akan dipilih oleh pemerintah? "Daerah A, B, C. Saya harus lapor dulu ke Presiden," kata Bambang di Jakarta, pada Selasa 12 Desember 2017.

Baca juga: Wacana Pemindahan Ibu Kota, Harga Tanah di Palangka Raya Melonjak

Adapun alasan Palangkaraya dianggap menjadi kota yang layak sebagai pengganti ibu kota, Tempo mencatatkan beberapa alasan:

Pertama, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengatakan ada lahan seluas 300 ribu hektare di Kota Palangkaraya yang bisa dijadikan ibu kota negara baru. Lahan provinsi yang masih berupa hutan tersebut dipersiapkan untuk memfasilitasi wacana pemindahan ibu kota pemerintah pusat. Ini menjadi satu modal awal karena memiliki daya tampung yang cukup dengan luasan kota yang lebih besar dibanding Jakarta.

Kedua, Palangkaraya tidak memiliki gunung berapi dan lautan lepas sehingga aman dari ancaman gempa bumi.

Ketiga, Palangka Raya memiliki jumlah sungai yang banyak dan wilayah hutan yang cukup luas membuat Palangkaraya aman dari ancaman banjir.

Keempat, Peta Gempa 2010, Kalimantan termasuk wilayah yang paling aman dari zona gempa. Pembangunan jalur kereta api, jalan raya lintas Kalimantan yang akan berdampak bagi kemajuan dan pertumbuhan ekonomi di pulau tersebut. Apalagi letak geografis Palangkaraya tepat di tengah wilayah Indonesia.

Kelima, jika ditinjau dari aspek sosial dan budaya, Palangkaraya merupakan wilayah dengan penduduk yang beragam. Selain penduduk asli Kalimantan yaitu Suku Dayak, Palangkaraya juga dihuni oleh berbagai suku mayoritas dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Suku Jawa, Suku Banjar, Suku Madura, Suku Sunda, Suku Bali, dan Suku Batak sehingga jika ada urbanisasi besar-besaran yang terjadi diperkirakan tidak akan menjadi suatu ancaman bagi warga lokal.

Tempo juga mencatat, sejumlah alasan dikemukakan berbagai lembaga soal perlu segeranya pemindahan ibu kota negara dari J akarta ke daerah lain. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) misalnya memprediksi Jakarta tenggelam pada 2030 apabila Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak memperhatikan keseimbangan ekologis.

Baca juga: Ibu Kota Pindah Palangkaraya?, Bappenas: Kajian Selesai Tahun Ini

Menurut Bappenas, pemindahan ibu kota negara terkait pula dengan banyaknya orang bekerja di Jakarta sementara mereka berdomisili di pinggiran Jabotabek, yang akan mengakibatkan pemborosan bahan bakar minyak (BBM). Setidaknya 6,5 miliar liter BBM senilai sekitar Rp 30 triliun yang dihabiskan oleh 2 juta pelaju ke Jakarta setiap tahun.

Masih menurut Bappenas sampai 2010 sekitar 30 juta dari 200 juta penduduk Indonesia menempati area 1500 kilometer persegi di Jabodetabek. Atau 15 persen penduduk menempati kurang dari 1 persen wilayah Indonesia.

Sedangkan pemilihan Kota Palangkaraya sudah memenuhi beberapa syarat sebagai ibu kota negara. Lalu berapa biaya yang harus dikeluarkan pemerintah bil a jadi memindahkan ibu kota? Ketua Tim Visi Indonesia 2033 Andrianof A. Chaniago pada 2015 lalu pernah mengatakan biaya pemindahan ibu kota sekitar Rp 50 triliun - Rp 100 triliun bisa dikucurkan secara multy years (tahun jamak) dalam jangka 10 tahun atau sebesar Rp 5 triliun - Rp 10 triliun per tahun.

Terkait
  • Bappenas Akan Laporkan Opsi Ibu Kota Baru ke Presiden Akhir Tahun Ini

    Bappenas Akan Laporkan Opsi Ibu Kota Baru ke Presiden Akhir Tahun Ini

    18 jam lalu
  • Polri Kaji Pemindahan Ibu Kota Negara ke Palangkaraya

    Polri Kaji Pemindahan Ibu Kota Negara ke Palangkaraya

    1 hari lalu
  • Bappenas : Tahapan Kajian Pemindahan Ibu Kota Bahas Kriteria

    Bappenas : Tahapan Kajian Pemindahan Ibu Kota Bahas Kriteria

    26 September 2017
  • Berikut Peran Yansen Binti dalam Pembakaran 7 SD di Palangka Raya  

    Berikut Peran Yansen Binti dalam Pembakaran 7 SD di Palangka Raya

    6 September 2017
  • Rekomendasi
  • Sidang Janggal Setya Novanto, 20 Kali ke Toilet, Terus Bungkam

    Sidang Janggal Setya Novanto, 20 Kali ke Toilet, Terus Bungkam

    2 jam lalu
  • Airlangga Hartarto Jadi Ketua Umum Golkar Gantikan Setya Novanto

    Airlangga Hartarto Jadi Ketua Umum Golkar Gantikan Setya Novanto

    3 jam lalu
  • KPK Sebut Praperadilan Setya Novanto Seharusnya Gugur

    KPK Sebut Praperadilan Setya Novanto Seharusnya Gugur

    5 jam lalu
  • Dakwaan Dibacakan, Praperadilan Setya Novanto Gugur?

    Dakwaan Dibacakan, Praperadilan Setya Novanto Gugur?

    9 jam lalu
  • Foto
  • Foto Hari Ini, dari Istri Setya Novanto hingga Sinterklas

    Foto Hari Ini, dari Istri Setya Novanto hingga Sinterklas

    6 jam lalu
  • Dibantu Petugas, Setya Novanto Tampak Lesu di Sidang Perdana

    Dibantu Petugas, Setya Novanto Tampak Lesu di Sidang Perdana

    1 0 jam lalu
  • Prabowo Usung Sudirman Said Sebagai Cagub Jateng 2018

    Prabowo Usung Sudirman Said Sebagai Cagub Jateng 2018

    14 jam lalu
  • Kaleidoskop, Infrastruktur yang Dibuat oleh Jokowi di 2017

    Kaleidoskop, Infrastruktur yang Dibuat oleh Jokowi di 2017

    15 jam lalu
  • Video
  • Sidang Janggal Setya Novanto, 20 Kali ke Toilet, Terus Bungkam

    Sidang Janggal Setya Novanto, 20 Kali ke Toilet, Terus Bungkam

    6 jam lalu
  • Empat Pesawat F-16 Hibah dari Amerika Tiba di Lanud Iswahjudi

    Empat Pesawat F-16 Hibah da ri Amerika Tiba di Lanud Iswahjudi

    11 jam lalu
  • Edukasi Difabel Atasi Infrastruktur Jalan yang Rusak

    Edukasi Difabel Atasi Infrastruktur Jalan yang Rusak

    12 jam lalu
  • Kasus Kematian Bayi Icha di Brebes, Puskesmas Salahkan Ibu Pasien

    Kasus Kematian Bayi Icha di Brebes, Puskesmas Salahkan Ibu Pasien

    14 jam lalu
  • terpopuler
  • 1

    Sidang Setya Novanto, Hakim: Saya Lihat Terdakwa Bisa Bisik-bisik

  • 2

    Kata JK, Sulit Bagi Titiek Soeharto Kalahkan Airlangga di Golkar

  • 3

    KPK Pastikan Kesehatan Setya Novanto Baik Sebelum Disidangkan

  • 4

    Alfian Tanjung Divonis 2 Tahun Bui dalam Kasus Ujaran Kebencian

  • 5

    AS Dianggap Ikut Bertanggung jawab Atas Sejarah Kelam Papua

  • Fokus
  • Ketika Banjir Menyapa Anies Baswedan Lebih Cepat

    Ketika Banjir Menyapa Anies Baswedan Lebih Cepat

  • Maut Difteri Akibat Emoh Imunisasi

    Maut Difteri Akibat Emoh Imunisasi

  • Setya Novanto Diduga Perintahkan Aliran Dana E-KTP Disamarkan

    Setya Novanto Diduga Perintahkan Aliran Dana E-KTP Disamarkan

  • Berebut Lahan Parkir Strategis dan Basah di Jakarta

    Berebut Lahan Parkir Strategis dan Basah di Jakarta

  • Terkini
  • Airlangga Hartarto Jadi Ketua Umum Golkar Gantikan Setya Novanto

    Airlangga Hartarto Jadi Ketua Umum Golkar Gantikan Setya Novanto

    3 jam lalu
  • KPK Sebut Praperadilan Setya Novanto Seharusnya Gugur

    KPK Sebut Praperadilan Setya Novanto Seharusnya Gugur

    8 jam lalu
  • Jaksa Sebut Setya Novanto Siapkan PT Murakabi Garap Proyek E-KTP

    Jaksa Sebut Setya Novanto Siapkan PT Murakabi Garap Proyek E-KTP

    8 jam lalu
  • Sidang E-KTP, Setya Novanto Didakwa Terima Duit US$ 7,3 Juta

    Sidang E-KTP, Setya Novanto Didakwa Terima Duit US$ 7,3 Juta

    9 jam lalu
  • Dakwaan Dibacakan, Praperadilan Setya Novanto Gugur?

    Dakwaan Dibacakan, Praperadilan Setya Novanto Gugur?

    9 jam lalu
  • Setya Novanto Didakwa Mengintervensi Proyek E-KTP

    Setya Novanto Didakwa Mengintervensi Proyek E-KTP

    10 jam lalu
  • Sidang Setya Novanto, KPK: Ini Ujian...

    Sidang Setya Novanto, KPK: Ini Ujian...

    11 jam lalu
  • Dakwaan untuk Setya Novanto Akhirnya Dibacakan

    Dakwaan untuk Setya Novanto Akhirnya Dibacakan

    11 jam lalu
  • ICW Sebut Penundaan Sidang Setya Novanto Beri Contoh Buruk

    ICW Sebut Penundaan Sidang Setya Novanto Beri Contoh Buruk

    11 jam lalu
  • Pengamat: Gerindra Telat Memulai Persiapan Pilkada 2018

    Pengamat: Gerindra Telat Memulai Persiapan Pilkada 2018

    11 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    CCTV Mata-Mata Seantero Jakarta

    Terdapat ribuan kamera televisi sirkuit tertutup, lebih dikenal dengan istilah CCTV, yang mengintai hampir seluruh wilayah DKI Jakarta.

    Sumber: Google News | Berita 24 Kalteng