www.AlvinAdam.com


Berita 24 Kalimantan Tengah

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Janjikan Lolos Akpol, Penipu di Makassar Catut Nama Wakapolri

Posted by On 09.05

Janjikan Lolos Akpol, Penipu di Makassar Catut Nama Wakapolri

Janjikan Lolos Akpol, Penipu di Makassar Catut Nama Wakapolri

Pelaku yang diketahui bernama Suadi Afandi (39), dibekuk saat sedang berada di salah satu kamar Kost Jl Anuang

Janjikan Lolos Akpol, Penipu di Makassar Catut Nama WakapolriHandoverSeorang warga BTN Tonasa Jl Racing Center, Makassar, Suadi Afandi (39) dibekuk lantaran diketahui sebagai pelaku penipuaan yang mencatut nama Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Syafruddin, Sabtu (16/12)

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-- Seorang warga BTN Tonasa Jl Racing Center, Makassar, dibekuk lantaran diketahui sebagai pelaku penipuaan yang mencatut nama Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen S yafruddin.

Pelaku yang diketahui bernama Suadi Afandi (39), dibekuk saat sedang berada di salah satu kamar Kost Jl Anuang, Sabtu (16/12) sekitar Pukul 02.00 Wita.

Suadi mencatut nama Wakapolri dalam hal melancarkan aksinya menipu korban yang diiming-imingi lulus Akademi Kepolisian (Akpol).

Penipuaan ini terbongkar, setelah pihak Reserse Mobile (Resmob) Polda Sulawesi Selatan menerima laporan adanya penipuaan yang mana korbannya merupakan warga Kalimantan Tengah.

Seorang warga BTN Tonasa Jl Racing Center, Makassar, Suadi Afandi (39) dibekuk lantaran diketahui sebagai pelaku penipuaan yang mencatut nama Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Syafruddin, Sabtu (16/12)
Seorang warga BTN Tonasa Jl Racing Center, Makassar, Suadi Afandi (39) dibekuk lantaran diketahui sebagai pelaku penipuaan yang mencatut nama Wakil Kepala Ke polisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Syafruddin, Sabtu (16/12) (Handover)

Pihak Polda Kalimantan Tengah yang menerima laporan dengan Nomor aduan LP/III/XII/2017 tertanggal 13 Desember 2017 kemudian mengetahui bahwa pelaku terlapor merupakan warga kota Makassar. Polda Kalteng pun berkoordinasi dengan Polda Sulsel untuk mencari jejak pelaku.

Adapun laporan penipuaan tersebut melibatkan tiga orang sebagai korban. Dua diantaranya diketahui bernama Armand an Raden. Total hasil penipuaan yang dilakukan Suadi mencapai Rp 500 juta.

Arman selaku korban pertama mengaku telah mentransfer uang ke rekening pelaku sebanyak Rp 350 juta.

Sementara korban kedua mengalami kerugian sebesar Rp 100 juta sedangkan korban ketiga bernama Bur telah menyetorkan uang muka sebanyak Rp 50 juta.

Kanit Resmob Polda Sulsel, AKP Edy Sabhara, menuturkan bahwa modus pelaku awalnya berkenalan dengan korban pertama melalui via telepon. Berdasarkan hasil pem bicaraan, Suadi mengaku sebagai suruhan Wakapolri yang akhirnya membuat Arman percaya.

Dari perkenalan awal itulah, pelaku pun menggaet dua korban lainnya melalui perkenalan dengan korban pertama.

ΓΆ€œPerkenalan pertama dengan korban atas nama Amran, setelah itu Amran memperkenalkan lagi dua korban lainnya setelah mempercayai omongan pelaku yang katanya bisa meloloskan anaknya masuk Akpol,ΓΆ€ tutur Edy.

Sementara itu proses penangkapan terhadap pelaku berjalan setelah dilakukan pengintaian beberapa hari. Setelah diketahui posisi pelaku, tim Polda Kalteng dan Resmob Polda Sulsel akhirnya mengepung Suadi di kamar kos tanpa melakukan perlawanan.

Tak hanya meringkus pelaku, berbagai barang bukti lainnya juga turut disita. Diantaranya yakni surat tugas LP3K-RI, kartu Pers dua lembar, Kartu Tanda Anggota (KTA) Pemuda Pancasila serta identitas lainnya berupa KTP dan SIM.

Penulis: Alfian Editor: Ardy Muchlis Ikuti kami di Pria Catat Isi SMS Selingkuhan Istri dari HP Senter di Kertas lalu ke Polisi sambil Gendong Anak Sumber: Google News | Berita 24 Kalteng

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »