Anggota Asosiasi Jasa Konstruksi Kalteng Terus Menyusut ...

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Anggota Asosiasi Jasa Konstruksi Kalteng Terus Menyusut ...

Berita 24 Indonesia
Selasa, 22 Mei 2018
Anggota Asosiasi Jasa Konstruksi Kalteng Terus Menyusut ...

Berita Kalteng

Anggota Asosiasi Jasa Konstruksi Kalteng Terus Menyusut, Ternyata Ini Penyebabnya

Kondisi ini, semakin lama semakin memukul pengusaha lokal di Kalimantan Tengah, salah satunya yang dialami Gapensi.

Anggota Asosiasi Jasa Konstruksi Kalteng Terus Menyusut, Ternyata Ini Penyebabnyatribunkalteng.com/faturahmanKetua Gapensi Kalteng, MH Rizal.

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Menjadi pengusaha jasa konstruksi saat ini sudah sangat berbeda dari beberapa tahun yang lalu, banyak tantangan yang harus dihadapi , bukan hanya masalah permodalan, tetapi juga sumber daya manusia, peralatan.

Bahkan, saat ini terjadi penguranga n proyek fisik yang menggunakan dana APBD maupun APBN, sedangkan jumlah asosiasi jasa konstruksi terus bertambah, meskipun pengusahanya terus menyusut, tumbang akibat tidak mampu bersaing dengan perusahaan besar yang lebih mapan.

Ini ditambah, makin mudahnya pengusaha jasa konstruksi dari luar Kalteng ikut nimbrung "minta" kerjaan proyek fisik di Kalteng terutama proyek yang nilianya diatas Rp50 miliar, karena sistem pelelangan dilakukan secara terbuka melalui internet, siapapun boleh ikut asal memenuhi persyaratan.

Lebih parah lagi, terkadang dalam proses pelalangan ada pengusaha kuat yang "membanting harga" serendah-rendahnya dalam mendapatkan proyek, tentu bagi pengusaha yang pas-pasan tak mau rugi sehingga kalah saat pelelangan.

Baca: Jadwal Imsak & Buka Puasa Hari Ini Selasa 22 Mei 2018 Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar Lainnya

Kondisi ini, semakin lama semakin memukul pengusaha lokal di Kalimantan Tengah, salah satunya yang dialami Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) yang anggotanya banyak mengalami pengurangan.

Ketua Gapensi Kalteng, MH Rizal, Selasa (22/5/2018) mengakui, belakangan terjadi pengurangan jumlah anggota yang aktif di organisasi yang dipimpinnya, karena berbagai alasan salah satunya, karena, jumlah paket proyek yang terus menyusut.

"Memang terjadi penurunan cukup tajam dari yang awalnya anggota kami semua berjumlah 785 dan yang sudah registrasi mencapai 600 anggota lebih se Kalteng, namun sampai saat ini masih berproses.

"Semua anggota jasa konstruksi di Kalteng memang menurun dan terjadi fluktuasi, disebabkan, kegiatan perusahaan banyak yang tak dapat proyek sedangkan tiap tahun perusahaan wajib bayar pajak, ini juga jadi masalah selain kendala lainnya," ujar Rizal. (www.banjarmasonpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman Editor: Elpianur Achmad Sumber: Tribun Kalteng Ikuti kami di Bunuh Istri Tetangga saat Kencan, Penasihat Spiritual Beri Pesan Isyarat ke Suami Korban Keesokannya Sumber: Google News | Berita 24 Kalteng