www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Gerakkan Ekonomi Pedesaan di Tengah Keterbatasan Listrik dan ...

Posted by On 13.29

Gerakkan Ekonomi Pedesaan di Tengah Keterbatasan Listrik dan ...

Arisko, pemuda dari Dusun Pinang Merah Selatan Desa Simpang Empat, Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat . Arisko, pemuda dari Dusun Pinang Merah Selatan Desa Simpang Empat, Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat .

TANGARAN, Kompas.com - Keterbatasan listrik dan buruknya infrastukur di daerah pinggiran yang terisoliasi, tidak membuat Arisko menyerah.

Bahkan, pemuda dari Dusun Pinang Merah Selatan Desa Simpang Empat, Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat ini, tergerak dan terus melakukan berbagai upaya untuk memberdayakan dan mengembangkan potensi dusunya agar bisa keluar dari ketertinggalan.

Saat ini, Arisko bersama para pemuda menggarap bidang perikanan bersama kelompok pembudidaya. Selain ikan lele dan patin, pemuda kelahiran 4 November 1991 ini tengah mengembangkan budidaya ikan bandeng sebagai upaya peningkatan ekonomi baru.

“Untuk budidaya lele dan patin sudah kita mulai sejak 2015. Sedangkan kan bandeng baru beberapa bulan ini kita bekerjasama dengan warga di lahan sekitar dua hektar,” jelas Arisko.

Arisko yang merupakan lulusan jurusan Perikanan Universitas Muhammadiyah Pontianak ini, menyediakan bibit bagi para kelompok budidaya tersebut. Ia menjual bibit kepada para pembudidaya, melakukan pendampingan dan kemudian membeli untuk dilempar ke pasar.

“Kita membesarkan bibit dari ukuran kecil (larva) hasil kerjasama dengan kerjasama kampus dan dinas, sampai ukuran 3-5cm lalu dijual ke petani. Hasil panen petani kita beli untuk membantu mereka yang kesulitan mengakses pasar,” jelasnya

Selain perikanan, Arisko juga mencoba menghidupkan wisata kampung pesisir besama para pemuda di dusunnya. Ia menegaskan, usaha-usah yang di lakukan tersebut, terutama untuk menjadikan kampung halamannya yang masih tertinggal ini mampu bersaing dengan daerah-daerah lain. Sekaligus untuk mengetuk pemegang kebijakan agar melirik potensi besar yang ada di desanya namun terbentur kendala keterbatasan listrik dan infratruktur jalan yang buruk.

Sebagai penggerak sekaligus pelaku usaha, Arisko mengakui infrastruktur jalan yang buruk dan listrik yang terbatas memberikan hambatan. “Karena listrik memakai PLTS jadi terbatas, bahkan ada rumah tangga di dusun saya yang belum kebagian listrik, kita tidak bisa membuat es untuk membawa ikan. Es kita harus beli dengan harga yang lebih mahal. Sementara jalanan yang buruk juga menyulitkan saat kita membawa ikan ke pasar yang jaraknya sekitar 18km,” tutur Arisko yang sempat dikunjungi Tim Kemenpora, belum lama ini.

Ia berharap, duk ungan pemerintah dan pihak-pihak terkait untuk memperbaiki infrastruktur jalan dan ketersediaan listrik PLN, bisa membantu percepatan pemberdayaan ekonomi di dusunnya. Sehingga bisa lebih berkambang dan bahkan menjadi penopag ekonomi kota.

Arisko merupakan satu dari 78 pemuda teknopreneur yang mengikuti pelatihan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Bersama para pemuda terseleksi lain dari 34 provinsi, ia mendapatkan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pemuda Berbasis IPTEK dan IMTAK bertema “Pemuda sebagai Penggerak Sentra Pemberdayaan Pemuda di Desa” yang digelar di Bogor, Jawa Barat pada akhir Juli 2017.

Pemuda ini memang dikenal dengan upayanya untuk menggerakkan pemuda desa dan memberdayakan dusunnya. Sejak 2013 ia sudah menghimpun pemuda-pemudi yag ada dilingkungan tempat tinggalnya untuk membangun kesadaran pemuda untuk membangun desa lewat perkonomian dengan acara pngabdian kedesa-desa dan diskusi masalah potensi desa. Juga mengampayekan pentingny a pendidikan dan karena banyak pemuda yang memiliki hobi balap motor liar, ia sempat membuatkan sarana balap motor grasstrack dan pada 2015 dipercaya Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Kal-Bar untuk mengadakan kejuaraan klub motor.

Terkini Lainnya

Pengunjung Didenda Rp 200.000 karena Mesin Parkir 'Errror', Angkasa Pura II Minta Maaf

Pengunjung Didenda Rp 200.000 karena Mesin Parkir "Errror", Angkasa Pura II Minta Maaf

Megapolitan 20/12/2017, 04:02 WIB 'Asma Dewi Tidak Terlibat Saracen'

"Asma Dewi Tidak Terlibat Saracen"

Nasional 20/12/2017, 00:07 WIB Polisi Inggris Tangkap Empat Orang Diduga Rencanakan Aksi Teror

Polisi Inggris Tangkap Empat Orang Diduga Rencanakan Aksi Teror

Internasional 19/12/2017, 23:57 WIB Muladi Ingatkan Setya Novanto untuk Tak Lagi Pura-pura Sakit

Muladi Ingatkan Setya Novanto untuk Tak Lagi Pura-pura Sakit

Nasional 19/12/2017, 23:29 WIB Usai Gerindra dan PAN, Sudirman Said Kantongi Dukungan PPP?

Usai Gerindra dan PAN, Sudirman Said Kantongi Dukungan PPP?

Regional 19/12/2017, 23:06 WIB Majelis Umum PBB Agendakan Voting untuk Rancangan Resolusi soal Yerusalem

Majelis Umum PBB Agendakan Voting untuk Rancangan Resolusi soal Yerusalem

Internasional 19/12/2017, 22:47 WIB Cerita di Balik Penampilan Mahmud Mulyadi, Ahli di Praperadilan Setya Novanto

Cerita di Balik Penampilan Mahmud Mulyadi, Ahli di Praperadilan Setya Novanto

Nasional 19/12/2017, 22:30 WIB Politisi Malaysia Kritik Seragam Pramugari Terlalu Seksi

Politisi Malaysia Kritik Seragam Pramugari Terlalu Seksi

Internasional 19/12/2017, 21:57 WIB Tiga Helikopter AH-64E Apache Milik TNI AD Tiba di Indonesia

Tiga Helikopter AH-64E Apache Milik TNI AD Tiba di Indonesia

Nasional 19/12/2017, 21:46 WIB MK Diminta Buat Putusan yang Adil untuk Parpol Lama dan Baru

MK Diminta Buat Putusan yang Adil untuk Parpol Lama dan Baru

Nasional 19/12/2017, 21:36 WIB Polisi Imbau Warga Tak Main Petasan Saat Merayakan Tahun Baru

Polisi Imbau Warga Tak Main Petasan Saat Merayakan Tahun Baru

Megapolitan 19/12/2017, 21:27 WIB RUU KUHP Disahkan Januari 2018, Hukuman Mati Tak Dihapus

RUU KUHP Disahkan Januari 2018, Hukuman Mati Tak Dihapus

Nasional 19/12/2017, 21:26 WIB    Sudah Berdialog, Pemprov DKI dan Sumber Waras Belum Capai Kesepakatan

Sudah Berdialog, Pemprov DKI dan Sumber Waras Belum Capai Kesepakatan

Megapolitan 19/12/2017, 21:15 WIB KPK Tahan Penyuap Bupati Kukar Rita Widyasari

KPK Tahan Penyuap Bupati Kukar Rita Widyasari

Nasional 19/12/2017, 21:14 WIB Produksi Petasan Tanpa Izin, Udin Diamankan Polisi

Produksi Petasan Tanpa Izin, Udin Diamankan Polisi

Megapolitan 19/12/2017, 21:11 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Kalteng

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »