www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Surya Paloh Bekali Caleg dan Lantik Komisi Saksi NasDem di ...

Posted by On 22.41

Surya Paloh Bekali Caleg dan Lantik Komisi Saksi NasDem di ...

Surya Paloh Bekali Caleg dan Lantik Komisi Saksi NasDem di Palangkaraya

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menilai masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan Bangsa Indonesia, daripada sibuk mengurusi tindak pidana koru

TRIBUNNEWS.COM, PALANGKARAYA - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menilai masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan Bangsa Indonesia, daripada sibuk mengurusi tindak pidana korupsi.

"Ini bukan satu satunya pekerjaan rumah bangsa ini. Jadi ketika ditangkap kanan, ditangkap kiri, kita memang mengapresiasi. Kita juga harus melihat sekarang justru harus lebih prihatin, karena masih ada penangkapan besok, lusa minggu depan," kata Surya Paloh disela acara pembekalan bakal calon legislator Partai NasDem Ke-1 Untuk Pemilu 2019 d an Pengukuhan Pengurus Wilayah Bappilu Provinsi Kalteng di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (2/12/2017).

Menurutnya, logika berpikir masyarakat jangan hanya dibuai dengan kesibukan penanganan kasus korupsi.

Baca: Kapolri Pakai Baret Biru Hadiri HUT ke-67 Korpolairud

Sementara masalah sehari-hari yang terjadi pada dirinya belum bisa terselesaikan.

"Masyarakat terbuai seolah-olah sudah selesai. Dia lupa kemiskinanya, dia lupa masalah-masalah sosialnya. Dia lupa bagaimana menghargai. Pokoknya tangkap dulu lah. Nah emosi publik seperti ini harus kita jelaskan," Katanya.

Surya mengatakan, memang tidak ada yang salah dengan perasaan kecewa hingga marah lantaran dipertontonkan kasus korupsi yang melibatkan pejabat daerah hingga tokoh bangsa, setiap hari.

"Tapi perlu diingatkan juga bukan satu-satunya loh. Jadi kita support upaya-upaya pembebasan korupsi. Tapi jangan lupa orang-orang miskin banyak lho. Kalau hanya yang dipikirin menimbulkan efek yang tidak baik. Itu yang harus kita jaga," katanya.

Lebih lanjut Surya Paloh menegaskan penanganan korupsi tidak dapat berjalan sendiri sehingga harus ada upaya mensejahterakan kehidupan, keadilan dan kemakmuran masyarakat Indonesia.

"Karena masih ada kemiskinan dan kebodohan," kata Paloh.

Baca: Pindah Dari Real Madrid, Arjen Robben Menyesal Kemudian

Paloh menilai pemberantasan korupsi tidak efektif jika tidak bersamaan dengan gerakan mengentasan kemiskinan dan kebodohan.

"Upaya-upaya pencegahan preventif jauh kebih dimuliakan dan didambakan daripada penegakan itu sendiri," katanya.(*)

Penulis: Wahyu Aji Editor: Samuel Febrianto Ikuti kam i di Jangan Ngeres Dulu! Kenyataannya 10 Foto Ini tak Seporno yang Kamu Bayangkan, Amati Baik baik! Sumber: Google News | Berita 24 Kalteng

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »