www.AlvinAdam.com

BErita 24 Kalimantan Tengah

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Musda IJTI Kalteng Kembali Digelar Dalam Pengawalan Ketat Polisi

Posted by On 18.03

Musda IJTI Kalteng Kembali Digelar Dalam Pengawalan Ketat Polisi

Musda IJTI Kalteng Kembali Digelar Dalam Pengawalan Ketat Polisi - image  on https://www.cakrawala.co

PALANGKA RAYA KALTENG CAKRAWALA.CO ,- Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kalimantan Tengah (Kalteng) yang sebelumnya sempat tertunda selama tiga bulan, kembali berlangsung dengan mendapatkan pengawalan ketat dari pihak aparat Kepolisian Resort Kota Palangka Raya.

Keadaan pengawalan polisi yang cukup ketat seperti ini sempat membuat pertanyaan dari para anggota seolah-oelah IJTI Kalteng tidak aman di Kota Palangka Raya.

Yadi Hendriana, ketua umum IJTI pusat dalam Musda III IJTI Kalteng tersebut sempat memanggil dua kandidat yang akan maju bersaing ber ebut posisi Ketua IJTI Kalteng yaitu H.Hamli Tulis, SE Jurnalis dari liputan antv kalteng, serta Tantawi Jauhari dari Metrotv.

Baca Juga Nahas Ingin Perbaiki Antena Parabola, Malah Tersengat Listrik

Beredar kabar Yadi Ketua IJTI Pusat disebut-sebut sudah dikondisikan oleh salah satu pihak kandidat calon ketua IJTI Kalteng sehingga terkesan selalu menekan Hamli Tulis agar tidak mempermasalahkan lagi tentang figur Tantawi Jauhari yang pernah terlibat disalah satu partai politik.

Hamli Tulis sendiri saat dikonfirmasi bersikeras mengaku hanya menyampaikan sesuai dengan aturan organisasi IJTI.

“Saya hanya berpegang pada aturan yang ada di organisasi kita, dimansa didalam Musda nanti harus berdasarkan AD/ART IJTI,”ungkap Hamli, Minggu (6/5/2018).

Meurut Hamli dirinya sejauh ini hanya mempertanyakan kasus pelanggaran calon ketua yang melanggar pasal 18 sebagai aman tertuang dalam AD/ART IJTI.

Baca Juga Para Siswa SMAN 1 Palangka Raya Minta Gubernur Bant u Bebaskan Kepsek

“Dia itu terlibat dalam parpol. Hanya itu saja yang disampaikan dan dipertanyakan saya selama ini,”ucap Hamli.

Ia pun mengaku terpaksa meilih meninggalkan ruangan dalam pertemuan singkat, karena merasa suasananya sudah tidak lagi memihak pada yang ia yakini sebagai sebuah kebenaran dalam mekanisme organisasi.

Sebagian kalangan di Kalteng, menurut Hamli sempat mempertanyakan terkait jalannya Musda IJTI Kalteng yang dinilai terlalu berlebihan dalam pengamanan.

“Banyak yang bertanya kepada saya, mengapa Musda IJTI sampai terkesan mencekam. Ini menjadi presiden buruk bagi IJTI Kalteng kedepan,”tukasnya.***(RT)

Bagaimana menurut Anda ?

komentar

Sumber: Google News | Berita 24 Kalteng

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »