www.AlvinAdam.com

BErita 24 Kalimantan Tengah

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Piknik ke Festival Budaya Isen Mulang

Posted by On 05.12

Piknik ke Festival Budaya Isen Mulang

Ilustrasi suku Dayak.
Ilustrasi suku Dayak. | Fahnur Jingga /Shutterstock

Setiap tahun, berbagai kabupaten dan kota di Indonesia rutin menyelenggarakan festival yang menampilkan seni dan budaya masing-masing daerah. Salah satunya yang sedang berlangsung saat ini adalah Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) di Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Kata isen mulang berasal dari bahasa Dayak Ngaju, artinya adalah pantang mundur. Acara ini bertujuan untuk memopulerkan keanekaragaman budaya di Kalimantan Tengah. Tahun ini, festival budaya ini memiliki tema Eksistensi Kearifan Lokal Menuju Kalteng Berkah.

Festival ini berlangsung mulai 2 sampai 6 Mei 2018 dalam rangka m emperingati hari ulang tahun Kalimantan Tengah. Rencananya, FBIM akan diadakan pada 19-24 Mei 2018, tetapi karena bertepatan dengan momen puasa, maka festival pun dimajukan.

Guntur Talajan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah mengatakan bahwa tahun ini akan ada 12 jenis lomba kesenian yang akan diikuti sekitar 17 ribu peserta dari seluruh Kalimantan Tengah.

Perlombaan tersebut yakni lomba balogo, manewang, manetek, manyila kayu, lagu budaya karungut, sepak sawut, lawang sakepeng, habayang, jukung tradisional, panginan, magenta, manyipet, malamang, mangaruhi, lagu daerah, tari pesisir, dan besei kambe.

Juga akan ada karnaval budaya dan lomba fotografi yang berkaitan dengan karnaval dengan tema pengambilan gambar di seluruh lokasi kegiatan.

FBIM masuk dalam agenda 100 Calendar of Event Wonderful Indonesia 2018 dan diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kalimantan Tengah.

"Event FBIM telah berjalan sejak 19 93 dan pengunjungnya terus meningkat. Pada FBIM 2018 ditargetkan mendatangkan 500 wisman dan 20 ribu wisnus. Kalteng harus sering menggelar event pariwisata agar banyak dikunjungi wisatawan," kata Esthy Reko Astuti, Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural.

Wisata Kalimantan Tengah

Setelah mengunjungi FBIM, Anda juga bisa melanjutkan perjalanan berwisata keliling Kalimantan Tengah. Ada banyak objek wisata yang bisa Anda datangi, mulai dari danau, museum, hingga taman nasional.

Lokasi pertama yang wajib dikunjungi adalah Danau Tahai di Desa Tahai, Kelurahan Tumbang Tahai, Kecamatan Bukit Batu, Palangkaraya. Keunikan danau ini adalah airnya berwarna merah. Menurut penelitian, warna kemerahan tersebut berasal dari air tanah gambut dan akar-akar pohon di lahan gambut.

Selain itu, ada Taman Nasional Sebangau jika Anda ingin melihat langsung orangutan, owa, bekantan, ular, buaya, serta berbagai jenis burung dan ikan langsung dari habitatnya.

Secara administratif, Taman Nasional Sebangau masuk ke dalam tiga wilayah, yaitu Kota Palangkaraya, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Pulang Pisau. Tak hanya menjadi rumah bagi para fauna, taman nasional ini juga punya daya tarik lain yaitu Sungai Koran.

Sungai Koran di Taman Nasional Sebangau memiliki keunikan tersendiri, yaitu airnya yang hitam tetapi jernih karena kandungan tanin yang tinggi. Untuk berkeliling taman nasional, Anda bisa menyewa perahu dari dermaga di Desa Kereng.

Usai menyusuri ekosistem rawa gambut, Anda bisa pergi ke Museum Balanga di Palangkaraya untuk mempelajari budaya Suku Dayak. Museum yang telah diresmikan sejak tahun 1990 ini terletak di Jalan Tjilik Riwut KM 2 Palangkaraya.

Memasuki ruangan, Anda bisa melihat berbagai koleksi seperti alat upacara adat hingga senjata tradisional Dayak seperti Sumpit, Duhung dan Mandau. Juga ada miniatur Rumah Betang, yaitu rumah tradisional Suku Dayak yang memanjang dan berbentuk rumah panggung.

Isi museum ini juga menceritakan fase kehidupan orang Suku Dayak dari lahir hingga meninggal dunia lewat barang-barang yang dipamerkan. Anda juga bisa melihat ribuan senjata sitaan yang digunakan saat terjadi konflik etnis di Sampit pada tahun 2001.

Objek wisata menarik lainnya adalah Bukit Tangkiling di Taman Wisata Alam Bukit Tangkiling. Tinggi Bukit Tangkiling mencapai 500 mdpl dan cocok untuk menyaksikan pemandangan sekitar bukit dari ketinggian. Akses menuju puncak bukit tak terlalu sulit. Dibutuhkan jalan kaki selama 40 menit untuk sampai ke puncak.

Di kawasan yang sama, sebenarnya ada sekitar 9 bukit lain, yaitu Buhis, Baranahu, Kalalawit, Lisin, Liau, Tabala, dan Tunggal. Juga ada kebun binatang mini, Pura Hindu Kaharingan dan Pertapaan Karmel di salah satu sisi perbukitan.

Sumber: Google News | Berita 24 Kalteng

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »